Tentang TKD (Tes Kompetensi Dasar) Berbasis CAT (Computer Asissted Test)

Lama bener dah blog ini aku anggurin *bersih-bersih debu dan sarang laba-laba*. Sori-sori, beberapa bulan terakhir emang lagi sibuk dan banyak pikiran *padahal juga pengangguran*, dari masalah hati yang belum nemuin titik terang ditambah masalah penempatan kerja yang masih mengambang. Capek lah capek. Tega lah tega. Pagi, siang, sore, dan malam dibanyak-banyakin berdoa.

Alhamdulillah, akhir Juni 2013, ada kabar baik dari Setjen tentang nasib penempatan kami, lulusan STAN. Berdasarkan peraturan terbaru tentang pengangkatan CPNS, kami wajib lulus TKD (Tes Kompetensi Dasar) dengan berbasis CAT (Computer Asissted Test). Sistem ujian CPNS berbasis CAT baru tahun ini diselenggarakan oleh Kementrian Aparatur Negara. Jadi kalau sebelumnya teknis uijan tertulis CPNS mirip ujian nasional -pakai LJK dan pensil 2B-, untuk tahun 2013 ini lebih canggih men, pakai komputer.

Kepastian tanggal pelaksanaan TKD baru diberikan beberapa hari sebelum bulan puasa. Untuk lulusan STAN 2012, pelaksanaan TKD jatuh pada tanggal 26-31 Agustus 2013. Alhamdulillah, ada waktu sekitar dua bulan untuk menyiapkan diri. Iya lah belajar. Materi yang diujikan sebenarnya nggak rumit-rumit amat *ditimpukin teman seangkatan* tapi cakupannya tu lho luas banget. Kalau untuk lulusan sekolah kedinasan macam kami ini, materi TKD yang diujikan berupa:

  1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) meliputi nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, NKRI (sistem tata negara pusat dan daerah, sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, peranan Bangsa Indonesia dalam tatanan global/regional, kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar), dan Bhinneka Tunggal Ika.
  2. Tes Intelegensi Umum (TIU) meliputi kemampuan verbal, kemampuan numerik, kemampuan berpikir logis, dan kemampuan berpikir analitis.
  3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP) meliputi banyak( boleh diskip, tapi tetep kuncantumin deh): integritas diri, semangat berprestasi, kreativitas dan inovasi, orientasi pada pelayanan, orientasi kepada orang lain, kemampuan beradabtasi, kemampuan mengendalikan diri, kemampuan bekerja mandiri dan tuntas, kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan, kemampuan bekerjasama dalam kelompok, dan kemampuan menggerak dan mengkoordinir orang lain.

(untuk materi TKD ujian CPNS umum bisa dilihat di Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 9 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil). Total soal yang diujikan ada 100 nomor dengan proporsi TWK 25 nomor, TIU 25 nomor, dan TKP 50 nomor dalam waktu 90 menit. Penilaian untuk TWK dan TIU yaitu benar=5, salah=0. Sedangkan peniliaian untuk TKP menggunakan skala 1-5. Nilai maksimal yang dapat dicapai adalah 500. Passing grade yang harus dilalui untuk lulusan D3 adalah 275.

Mabok kan ya pas ngebaca rentetan materi di atas. Bayangin, hampir setahun otak didiemin dari hal-hal yang berbau akademik, eh ini tiba-tiba disuruh ikutan ujian *oh God why*. Untungnya aku dapet support dari teman-teman seangkatan. Walaupun kami terpisah jarak, tetapi tetep bisa lho belajar bareng. Mulai dari yang sederhana, ngeshare link materi di grup Facebook, diskusi materi TKD pas lagi chattingan baik secara personal maupun grup chat, sampai yang paling luar biasa, ada teman yang bikin akun twitter khusus ngetweet materi TKD dan ngadain tryout secara berkala (cek aja tweet favourite @TKD_2013 dan @belajarTKD. Jangan lupa cobain tryoutnya. Ada pembahasannya kok). Dan yang paling penting nih ya, kami selalu mengingatkan untuk selalu saling mendoakan demi kelulusan 100% dan penempatan yang terbaik. *Pas ngetik ini sampai terharu TT.TT sense of belongingnya itu lho*

Hampir lupa, tempat pelakasnaan TKD kami ada di 12 Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara yang telah memiliki sistem CAT ini. Kebetulan aku memilih BKN Yogyakarta, tepatnya di Jalan Magelang km 7.5 Yogyakarta (sebelum terminal Jombor kalau dari arah utara).

Ini penampakan BKN Yogyakarta.Image

Ini gedung tempat pelaksanaan TKD berbasis CAT di BKN Yogyakarta.

Image

Masuk ke teknis pelaksanaan yuk. Jadi, kantor BKN menyediakan 50 unit komputer untuk pelaksanaan program CAT. Setiap harinya, ada 5 sesi TKD yang dimulai dari pukul 08.00 sampai 17.20. Kebetulan aku dapat sesi kedua (pukul 09.40-11.20). Kenyataannya, jadwal tes kami mundur 30 menit lebih. Seingatku, aku baru memasuki ruangan tes pukul 10.30. Sebelum tes dimulai, ada arahan dari pegawai BKN tentang aplikasi CAT ini. Secara teknis, aplikasinya udah oke kok. Friendly user and detail. Langkah pertama, kami diharuskan memasukan nama dan password (kami menggunakan nomor KTM). Setelah itu muncul page data diri, pastikan bahwa data yang tercantum telah benar. Kalau data diri telah benar dan sesuai, langkah selanjutnya adalah memulai tes *yaiyalah*. Seingatku tampilan page soal seperti gambar di bawah ini *seadanya yaa. maaf kalau gambar jelek*

Image

  • Bagian berwarna orange adalah bagian soal. Ada 5 pilihan jawaban, pilih salah satu yang paling benar menurutmu. Kalau benar-benar yakin, jangan lupa klik simpan. Kalau masih meragu, mending diskip aja. Toh nantinya kita bisa balik lagi ke soal itu kalau ilham sudah datang. Hehehe.
  • Bagian berwarna hijau adalah bagian pengingat yang mencantumkan berapa soal waktu yang tersisa, soal yang belum dijawab, soal yang sudah dijawab.
  • Bagian berwarna pink adalah bagian yang memudahkan kita untuk loncat dari satu soal ke soal lainnya. Bagian ini terdiri dari dua puluh kolom yang bisa discroll maju mundur. Setiap nomor diberi lampu indikator. Bila berwarna merah berarti nomor tersebut belum. Bila berwarna hijau berarti nomor tersebut telah dijawab (jawaban sudah disimpan).

Review soal ujian nya nih. Kalau dibandingin dengan try out yang pernah aku kerjakan, baik dari buku-buku tes CPNS dan online, soal-soal TKD yang resmi tingkatannya ada di atas rata-rata. Bukan bermaksud menakut-nakuti lho ya. Kita bicara fakta. Walaupun lebih sulit, sebenarnya semua udah ada di materi-materi yang aku pelajari. Iya ihh, eksekusinya kurang oke gara-gara nervous. Selain itu proporsi soal jadi berubah. Kalau selama try out, bagian TKP 50% dari jumlah soal, untuk TKD resmi berubah menjadi 35% saja. Padahal kan lumayan kalau TKPnya dibanyakin. Nggak ada jawaban salah gitu loh. Selain itu, aku juga kesulitan dengan soal matematikanya. Angkanya kurang indah untuk dihitung dengan waktu yang minimal *dasar lemah*. Ada juga, beberapa soal tentang penarikan kesimpulan yang kurang lengkap. Harusnya kan ada dua premis, itu cuma satu thok. Mana bisa menarik kesimpulan? Untuk TWKnya, itu sudah faktor luck. Untung pernah baca, untung pernah tahu, baru bisa jawab. Hahaha.

Saran aja sih, kalau emang udah stuck, nggak ada soal yang bisa dikerjain lagi, padahal masih banyak yang belum dijawab (lihat gambar. Pada bagian pink, warna nomor masih merah), dan waktu yang tersisa tinggal 2 menit, udah deh nembak. Dengan diiringi doa, semoga jawaban yang dipilih secara asal ini sesuai dengan kunci jawaban *suara-suara keputusasaan*. Perlu tahu nih,pas waktu pengerjaan habis (semenit sebelumnya deh), page soal akan menutup secara otomatis dan berganti dengan page nilai. Sebelum itu terjadi, mending semua soal dijawab dulu. Toh, kalau benar bisa jadi tambah-tambah nilai, kalau salah juga nggak akan mengurangi nilai.

Anyway, good luck yaa buat para teman-teman fresh graduated yang mau ikutan TKD (seleksi penerimaan CPNS). Sampai ketemu di Kemenkeu 😀

Advertisements