Ritual Wajib di Minggu Pertama UTS

Tidak pernah kami lewatkan ritual sakral dijeda ujian tengah semester 5 ini, shopping!
Selama tiga tahun menjalaninya, kami – aku, asih, siti -, akhirnya berhasil menggaet satu korban yang akan kami jerumuskan #hahahaaa.. this girl is Kingkin, temen sekelasku pas tingkat dua.
Tempat shopping yang bakal kita tuju kali ini jaraknya cukup jauh dari habitat kami sehari-hari di jurang mangu.Tada! Kami akan menyambangi Mal Taman Anggrek yang terkenal dengan arena ice skating-nya.

Kami berangkat dari kosan pukul 2siang tepat setelah kami menyelesaikan agenda kami masing-masing. Aku dan siti dengan ujian tahsin kami, Asih dengan acara badmintonannya, dan Kingkin dengan jadwal rutin senamnya.Pas berangkatnya, kami memutuskan untuk menggunakan jasa angkutan umum yang lebih merakyat #alibi. Dari Jalan Ceger Raya, kami menyetop angkot jurusan 05, yaitu angkot yang biasa kami andalkan bila pengin belanja ke Cipulir. Dengan Kami menaiki angkot ini, kami diantar menuju halte bus transjakarta yang terletak di kebayoran baru, lebih tepatnya di Jalan Arteri Pondok Indah. Rasa sesal menggelayuti kami karena di tengah jalan kami terjebak macet, pada dua titik pula. Titik pertama pada lintasan kereta api dekat Pasar Bintaro dan titik kedua pada perempatan dekat Pasar Cipulir. Perjalanan dari kosan ke Kebayoran Baru memakan waktu hampir dua jam. Sesal itu kembali bersemi setelah kami tahu bahwa shelter bus transjakarta Kebayoran Baru itu bersebelahan dengan Statiun Kebayoran Baru. Tahu gitu, tadi kami naik KRL dari Stasiun Pondok Ranji ajaaa..

Mau hedon tapi kere itu susah! Sesampainya di shelter bus transjakarta, kesabaran kami diuj lagii. Bus jurusan Lebak Bulus – Harmoni tak lekas datang menjemput kami. Sekalinya datang, beuuuh, penuhnya tho ckckckck.. Putus asa, kami relakan uang Rp3.500,00 kami dan beralih ke transportasi lain. Of course, pilihan kami tidak langsung jatuh ke Kopaja 86 untuk mencapai MTA. Kami -terpaksa- menyetop taksi untuk melanjutkan perjalanan kami ke MTA. Ongkosnya ternyata juga gak mahal-mahal amat sih, Rp35.000,00 dibagi empat bocah.

Yeeeiii! Sampai juga kami di MTA! Yang paling menarik perhatianku di MTA justru bukan karena arena ice skating-nya, melainkan pintu masuk di lobby utama yang bisa muter itu #ndeso. Berasa di pilem-pilem gituuu.. hehehe. Langsung deh yaa.. tanpa babibu, kami as a young sweet teenager #salah, merangsek masuk ke pusat perbelanjaannya. Hiyaaa..

Anyway, nggak terasa waktu sudah menunjukkan pukul hampir sepuluh malam! Tentunya kami nggak akan ngegembel naik angkutan umum untuk mencapai kosan. Kami memutuskan untuk naik taksi lagi. Nah, ini, mulai deh, kami kena apes. Aku nggak tahu ini kesalahan siapa. Kesalahan kami yang meminta pak taksi untuk lewat tol aja supaya nggak kejebak macet ato kesalahan pak taksi yang tiba-tiba amnesia, nggak tahu jalan. Emang sih, kami masuk tol lingkar dalam, tapi kenapa pula harus muter ke Kampung Melayu, Kampung Rambutan, terus baru ke Lebak Bulus? Alhasil, kami harus merogoh kocek sangat dalam untuk membayar pak taksi ini, Rp170.000,00 dibagi empat orang. huuuu T.T

Well, aku tak akan pedulikan kerugian materiil yang aku dapatkan selama menempuh perjalanan kali ini. After all, I really enjoy this journey whom I share with my best friend. Dari perjalanan ini pula, kami dapat banyak pengalaman yang berharga untuk diri kami pribadi and buat dibagi ke temen-temen.

Pesan moral untuk kami dan untukmu:

  1. Lebih baik berangkat lebih pagi bila ingin berhang-out tanpa kendaraan pribadi. Jadi semisal udah terlalu miskin setelah bershopping, kita masih bisa menggunakan angkutan umum yang merakyat seperti metro mini, kopaja, krl, dan angkot.
  2. Prioritaskan taksi sebagai the last alternatif transportation. Naik taksi kan gak ada tantangan. Kalo gak tahu jalan juga bisa ketipu pula kayak kita.
  3. Bila terpaksa naik taksi, pilih supir yang umurnya udah agak tua alias yang senior. Gimana tahunya? Liat mukanya dong #nahlo? Supir senior biasanya lebih tahu medan perjalanan (tahu jalan-jalan alternatif, jalan-jalan yang terhindar dari macet) dan lebih tahu gosip-gosip terkini di ibukota, jadi suasana di dalam taksi bisa jadi lebih hidup gitu deh #eh?

Udah deh yaa.. BELAJAR!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s