Ber-matsuri-ria at Universitas Indonesia

Udah lama nih nggak jalan-jalan keliling jakarta. Selama semester horor, semester 4 ini, hari-hari selalu dihabiskan di area kampus. Biasalah sibuk belajar (ngarang), sibuk jadi aktivis kampus (beneran?), sibuk macem-macem. Sampe-sampe, uang jatah bulanan saya di akhir bulan ini masih bersisa banyak. Karena cuma habis buat makan doang. Jadi bingung mau dibuang ke mana (eh?).

Lah, kebetulan banget, salah satu temen kelas posting poster acara Gelar Jepang UI 2011 di group facebook. Acara ini diadakan dari hari Jumat, 24 Juni 2011 sampai hari Minggu, 26 Juni 2011 by mahasiswa and mahasiswi FIB UI. Wah wah wah, ngepas banget momentnya. Tanpa pikir panjang, yuk capcus cin…

Lagi-lagi, masih disibukkan dengan segala tetekbengek dunia perkampusan, saya dkk. baru bisa cabut ke UI pas hari Minggunya. Dari kampus Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, kami bertolak ke Stasiun Pondok Ranji dengan menaikki angkot D.09. Biasanya nih, tu angkot cuma turun di perempatan Bintaro Plasa. Terus kita lanjut naik angkot 08 biar nyampe ke Pondok Ranji. Tapi karena bujuk rayu dari kami, abang angkot pun setuju untuk mengantar kami selamat sampai tujuan (Stasiun Pondok Ranji) dengan ongkos Rp 2000,00 saja. Hahaha.

Di Stasiun Pondok Ranji, kami cepat-cepat membeli tiket KRL ekonomi AC Pondok Ranji-Tanah Abang seharga Rp 4500,00 karena kereta sudah mau berangkat bhok. Pas 9.18, kami hengkang menuju Tanah Abang. Tak butuh banyak waktu untuk sampai ke Stasiun Tanah Abang. Hanya melewati 2 stasiun saja kami sudah mendarat dengan selamat di Stasiun Tanah Abang. Perjalanan pun kami lanjutkan menuju Universitas Indonesia dengan menaiki KRL ekonomi AC jurusan Tanah Abang Bogor Rp 5500 pada pukul 10.30. Nah, perjalanan kami bisa dibilang cukup jauh kalo dari sini, kira-kira hampir satu jam lah. Saran nih, daripada bengong atau nggosipin orang di kereta, mendingan kita bawa buku buat dibaca. Yaaah, kayak di Jepang gituu.. di kereta sambil baca buku.

So, I was in Universitas Indonesia!!! Wah, sudah hampir setahun yang lalu nggak main ke sini, tak banyak yang berubah, tetap sejuk dan asri. Eh, fokus-fokus, ayok langsung ke FIB! Dari Stasiun Universitas Indonesia, kita nyebrang jalan aja, terus masuk ke jalan setapak yang pemandangan di sebelah kirinya adalah kandang kijang (eh itu kijang bukan ya?). Masih terus mpe parkiran, nyebrang jalan lagi, dan sampailah kita di FIB UI!



Uih, ramenya. Di pintu gerbang, kita udah disuguhi dengan berbagai macam bazar yang berjualan aneka remeh temeh berbau jepang. Dari kaos unyu bergambar anime, uchiwa (kipas), yukata, pin, gantungan kunci, dll. banyak deh pokoknya, menggoda iman pula. Jam tangan seharga Rp 25000 dan cardigan warna unyu Rp 35000 pun akhirnya dengan sangat amat tidak sadar, saya bawa pergi.

Perut saya pun ternyata meminta jatah kawan-kawan. Setelah masuk lebih ke dalam, ternyata banyak juga bazar yang ngejual aneka makanan khas jepang. Sumpah yaa.. saya jadi benar-benar tergoda. Dari mulai kakigori alias es serut, takoyaki, akonomiyaki, dan sushi, saya lahap habis. Selain itu, panitia nyediain arena bermain. Ada kingyo sukui atau menangkap ikan mas (Pengen ikutan, tapi ntar rempong ngebawanya -,-) dan juga obake yashimi alias rumah hantu jepang.. uihh serem. Jadi ngebayangin sadako dkk.


Daripada uang di dompet terus menerus tersedot keluar, saya putuskan untuk nonton cosplay aja di panggung utama. Lumayan lah bisa ketawa-ketiwi ngeliat aksi kocak para cosplayer yang berusaha menghayati perannya. Sayang, saya datang terlambat ke TKP (habis salat di masjid UI), jadi cuma liat bentar. Hiks.

Tak apa, di sepanjang arena festival, saya masih bisa melihat banyak orang berkeliaran dari arena cosplay. Kamera HP saya pun beraksi. Jepret sana, jepret sini. Walaupun yaa.. disertai dengan perasaan minder, karena sebagian besar pakai SLR ataupun camdig. Kapan yaa bisa beli #berangan-angan.

Termuter. Termuter. Tak terasa udah jam empat sore. Teman-teman serombongan udah mulai mengirimkan sinyal panggilan untuk berpulang ke rahmatullah eh maksud saya pulang ke kosan. Alhasil, saya menunaikan kewajiban salat asar di musala fakultas yang Masya Allah sulit banget nemuinnya. Di pojokan deket jembatan merah kawan -,- Untung kereta masih bisa kekejar. Dari UI, kami menuju Tanah Abang naik KRL ekonomi AC Bogor-Tanah Abang Rp 5500,00 pukul 16.50 dan dilanjut dengan naik KRL ekonomi Tanah Abang- Serpong Rp 1500,00 pukul 18.15.

Alhamdulillah, setelah sedikit merasakan kehidupan rakyat jelata di KRL ekonomi, kami tiba dengan selamat di stasiun Pondok Ranji hampir jam 7 malam. Berjalan kaki sebentar ke arah perempatan Bintaro Plasa dan menaiki angkot D.09 menuju kosan. Huiihh capeknya.. tapi menyenangkan 🙂

Kapan ya STAN bisa ngadain acara kayak gituan. Eh, jangan salah, udah pernah kali. Iye, bener, pas Animaku No Hibi 2 tahun yang lalu, lalunya lagi. Rencananya nih, di akhir tahun 2011 ini juga mau diadain lagi lho Animaku No Hibi season 3. Wahh, nggak sabar nih..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s